? ??????????????????? ????Easy Install Instructions:???1. Copy the Code??2. Log in to your Blogger account
and go to "Manage Layout" from the Blogger Dashboard??3. Click on the "Edit HTML" tab.??4. Delete the code already in the "Edit Template" box and paste the new code in.??5. Click BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS ?

Cari Blog Ini

Text Ujian Praktek

Sudah tiga tahun aku di SMP Negeri 1 Banjarnegara Ini saat-saat menjelang akhir dimana aku ikut ujian praktek TIK Meski sedikit tegang aku merasa bahagia sebab ternyata ujian ini sangat mudah bagiku. ----------------- Salam kenal aku yang sedang ujian ---

Sabtu, 10 April 2010

Asteroid

Asteroid, pernah disebut sebagai planet minor atau planetoid, adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam tata surya (lebih dalam dari orbit planet Neptunus). Asteroid berbeda dengan komet dari penampakan visualnya. Komet menampakkan coma ("ekor") sementara asteroid tidak.

  
Asteroid dalam Sistem Tata Surya

Asteroid pertama yang ditemukan adalah Ceres, yang ditemukan pada tahun 1801 oleh Giuseppe Piazzi. Kala itu, asteroid disebut sebagai planetoid. Di samping adalah gambar perbandingan antara Ceres, Bulan dan Bumi.

Sudah sebanyak ratusan ribu asteroid di dalam tata surya kita diketemukan, dan kini penemuan baru itu rata-rata sebanyak 5000 buah per bulannya. Pada 27 Agustus 2006 dari total 339.376 planet kecil yang terdaftar, 136.563 di antaranya memiliki orbit yang cukup dikenal sehingga bisa diberi nomor resmi yang permanen. Di antara planet-planet tersebut, 13.350 memiliki nama resmi (trivia: kira-kira 650 di antara nama ini memerlukan tanda pengenal). Nomor terbawah tetapi berupa planet kecil tak bernama yaitu (3360) 1981 Va; planet kecil yang dinamai dengan nomor teratas (kecuali planet katai 136199 Eris serta 13440 Pluto) yaitu 129342 Ependes.

Kini diperkirakan bahwa asteroid yang berdiameter lebih dari 1 km dalam sistem tatasurya tatasurya berjumlah total antara 1.1 hingga 1.9 juta. Astéroid terluas dapam sistem tatasurya sebelah dalam yaitu Ceres, dengan diameter 900-1000 km. Dua asteroid sabuk sistem tatasurya sebelah dalam yaitu Pallas dan Vesta; keduanya memiliki diameter ~500 km. Vesta merupakan asteroid sabuk paling utama yang kadang-kadnag terlihat oleh mata telanjang (pada beberapa kejadian yang cukup jarang, asteroid yang dekat dengan bumi dapat terlihat tanpa bantuan teknis; lihat 99942 Appophis).

Massa seluruh asteroid Sabuk Utama diperkirakan sekitar 3.0-3.6×1021 kg, atau kurang lebih 4% dari massa bulan. Dari kesemuanya ini, Ceres bermassa 0.95×1021 kg, 32% dari totalnya. Kemudian asteroid terpadat, Vesta (9%), Pallas (7%), dan Hygiea (3%), menjadikan perkiraan ini menjadi 51%; tiga seterusnya, 511 Davida (1.2%), 704 interamnia (1.0%), dan Juno (0.9%), hanya menambah 3% dari massa totalna. Jumlah asteroid berikutnya bertambah secara eksponensial walaupun massa masing-masing turun. Dikatakan bahwa asteroid ida juga memiliki sebuah satelit yang bernama Dactyl.

Berbagai Macam Asteroiddalam Tata Surya

1. Ceres 






2. (3360) 1981 Va








3. Vesta










4. Pallas








5. Appophis










6. Hygiea










7. Juno










8. Interamnia










9. 511 Davida










10. Ida









Dikutip dari www.wikipedia.com dengan sedikit perubahan.

0 komentar:

Visitor Country Flag

free counters
Powered By Blogger